 |
| Wifi |
Internet telah menjadi
bagian dari kebutuhan sehari-hari di samping makan, minum, pakaian dan rumah.
Internet kini sudah bisa dianggap sebagai kebutuhan sandang karena hampir 70
persen waktu yang dipakai seseorang setiap hari terhubung dengan internet. Fungsi
internet yang awalnya untuk kirim-kiriman email saja, kini sudah bertambah
menjadi media untuk ‘bertatap muka', mempengaruhi opini publik, menyerang orang
lain dan bahkan menjatuhkan seorang presiden sekalipun. Internet telah menjadi
media kekuatan kelima setelah pers.
Namun kendala teknis
kerap terjadi bagi kita yang sedang membutuhkan akses koneksi internet melalui
WiFi, baik di rumah maupun di kantor. Ketika ada pekerjaan genting yang harus
mengirim email dengan segera, tiba-tiba saja layar monitor menunjukkan tanda loading
yang sangat lama. Pertanda bahwa koneksi sedang bermasalah. Apalagi jika sedang
mengirim atau mengunduh file-file berukuran besar yang membutuhkan kecepatan
internet. Bisa dibayangkan betapa kesalnya kita kalau pekerjaan penting
tersebut menjadi terhambat.
Agar koneksi WiFi bisa
lebih cepat ?
Tentu saja Anda harus
mengutak-atik routernya.
·
Coba cek posisi router.
Meski terkesan sepele, tapi pengaruhnya sangat besar terhadap kelancaran
koneksi WiFi. Jika posisinya terlalu memojok, pindahkan ke bagian tengah
ruangan.Biasanya seseorang akan meletakkan router tersebut di dekat jendela
agar sinyalnya kuat. Padahal hal tersebut malah membuat sinyalnya terkirim ke
luar dan tidak maksimal dalam ruangan.
·
Jangan letakkan router
di lantai. Bahan semen, beton dan logam yang menjadi bahan dasar lantai membuat
sinyal WiFi sulit ditembus. Dan lagipula, router dirancang untuk mengirim
sinyal ke bawah. Jadi, lebih efektif apabila posisinya diletakkan di atas.
Misalnya di lemari, kulkas, TV, atau kalau perlu membuat rak khusus di dinding
untuk meletakkan router. Kalau di kantor-kantor, posisinya biasanya diletakkan
di lemari atau rak dokumen. Dan sangat direkomendasikan apabila Anda meletakkan
router di ruangan yang sering dipakai untuk akses internet. Semakin kecil
semakin bagus. Apalagi jika digunakan sendiri dan tidak berbagi dengan user
lain.
·
Hindari meletakkan router di antara mebel berukuran besar atau
dinding-dinding.
·
Carilah posisi yang tidak terhimpit di antara benda-benda furnitur lain
agar sinyalnya bisa dengan mudah diserap. Pilih ruangan yang minimalis.
Nah, faktor lain yang
bisa membuat kinerja router tidak maksimal adalah gangguan dari alat elektronik
lainnya, seperti microwave, telepon genggam, TV, dan perangkat-perangkat lain
yang menghasilkan sinyal elektromagnetik. Ini bisa mengganggu sinyal WiFi yang
membuat akses internet Anda berjalan sangat lambat.
Selain itu, aturlah
agar antena router berada pada posisi vertikal, dan bukan horisontal. Posisi
vertikal membuat sinyal terpancar secara maksimal sehingga mudah menjangkau ke
seluruh ruangan. Sedangkan posisi horisontal malah berakibat sebaliknya. Mirip
dengan antena TV, jika diletakkan mendatar malah gambarnya bisa kabur atau
hilang.
Jika Anda masih
bingung karena internetnya masih lambat, cobalah aplikasi yang bisa memeriksa
kekuatan sinyal. Misalnya Cloudcheck dan Amped. Aplikasi ini bisa memetakan
pada Anda bagian mana yang menerima sinyal kuat dan posisi mana yang menerima
sinyal lemah. Ini bisa dijadikan panduan untuk menata ulang letak router Anda.
Speed Test
Cara pamungkas adalah
melakukan speed test. Lakukan dengan koneksi Wifi, setelah itu lakukan juga
dengan koneksi kabel. Kalau ternyata keduanya sama-sama lamban, maka bisa
dipastikan yang salah adalah penyedia jasa internetnya, bukan pada routernya
itu sendiri.
Selamat mencoba!